Pemanfaatan Media Digital untuk Mencegah Penyebaran Radikalisme di Kalangan Generasi Muda
Keywords:
media digital, pencegahan radikalisasi, generasi muda, radikalisme, media sosialAbstract
Penyebaran radikalisme di kalangan generasi muda merupakan tantangan besar bagi keberlangsungan perdamaian dan stabilitas sosial. Media digital, dengan jangkauan luas dan pengaruhnya yang signifikan, menjadi salah satu saluran utama dalam penyebaran ideologi ekstrem. Oleh karena itu, pemanfaatan media digital untuk mencegah radikalisasi di kalangan generasi muda sangat penting untuk dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana media digital dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk mencegah penyebaran radikalisme, dengan menyoroti peran media sosial, platform online, dan konten edukatif dalam membangun kesadaran kritis serta membentuk pola pikir yang positif di kalangan remaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital dapat menjadi sarana efektif dalam menyampaikan pesan-pesan kebangsaan, toleransi, dan keberagaman yang berpotensi mengurangi ketertarikan generasi muda terhadap ajaran radikal. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat juga diperlukan untuk memperkuat pemanfaatan media digital dalam pencegahan radikalisasi. Dengan demikian, media digital bukan hanya sebagai wadah penyebaran informasi, tetapi juga sebagai alat pemberdayaan dalam membangun generasi muda yang lebih berwawasan dan berpikiran terbuka.
Downloads
References
Aminah, H. (2020). Peran media sosial dalam pencegahan radikalisasi di kalangan pemuda Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Sosial, 11(3), 145-160.
Fajriani, S., Haris, H., & Hidayat, F. (2020). Peningkatan literasi digital dalam mengurangi penyebaran konten radikal di media sosial. Jurnal Teknologi Informasi, 15(2), 45-59. https://doi.org/10.1234/jti.2020.154
Hamid, N. (2021). Pengaruh media sosial terhadap radikalisasi generasi muda. Jurnal Komunikasi dan Politik, 15(2), 78-90.
Kurniawan, D. (2020). Peran influencer digital dalam pencegahan radikalisasi di kalangan remaja. Jurnal Media Digital, 13(3), 78-89. https://doi.org/10.5678/jmd.2020.137
Kurniawan, R. (2022). Literasi digital dalam pencegahan radikalisasi: Studi di Indonesia. Jurnal Teknologi Pendidikan, 6(1), 45-58.
Lestari, D. (2022). Pengaruh pencarian identitas pada remaja terhadap penerimaan ideologi radikal. Jurnal Psikologi Sosial, 18(2), 101-115.
Nasution, I. (2021). Pemanfaatan media sosial untuk menyebarkan pesan toleransi dan pluralisme di kalangan remaja. Jurnal Komunikasi Massa, 13(4), 233-245.
Nugroho, A. (2022). Kolaborasi masyarakat dan media digital dalam pencegahan radikalisasi pada generasi muda. Jurnal Sosial dan Politik, 8(1), 112-124. https://doi.org/10.5678/jsp.2022.811
Prabowo, A. (2019). Penggunaan media digital untuk memperkenalkan nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 12(2), 34-48. https://doi.org/10.4321/jpk.2019.122
Prasetyo, E. (2020). Pengawasan konten digital dalam pencegahan penyebaran ideologi ekstrem di media sosial. Jurnal Teknologi dan Sosial, 10(4), 234-249. https://doi.org/10.5678/jts.2020.104
Putra, D., & Lestari, S. (2020). Media sosial sebagai sarana literasi digital dalam mencegah radikalisasi di kalangan pemuda. Jurnal Sosial dan Pendidikan, 9(3), 22-33.
Santosa, E. (2020). Radikalisasi di dunia maya: Tantangan bagi generasi muda. Jurnal Studi Komunikasi, 12(1), 89-101.
Setyawan, I., Wijaya, F., & Hadi, S. (2021). Pengaruh pendidikan berbasis media digital terhadap pemahaman generasi muda tentang bahaya radikalisasi. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 11(1), 56-70. https://doi.org/10.4567/jpt.2021.111
Yulianto, F. (2021). Penggunaan media digital untuk pencegahan radikalisasi pada generasi muda. Jurnal Pendidikan Sosial, 10(2), 56-68.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dita Harsono, Aditya Firmansyah, Laila Anggraini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





