Efektivitas Model Think-Talk-Write dalam Pembelajaran Menulis Argumentasi Siswa SMP Negeri 1 Gunungsari
DOI:
https://doi.org/10.70716/edunote.v1i2.119Keywords:
Think-Talk-Write, Menulis Argumentasi, Pembelajaran Menulis, Efektivitas Model, Siswa SMPAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Think-Talk-Write (TTW) dalam meningkatkan kemampuan menulis argumentasi Siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Gunungsari. Menulis argumentasi merupakan keterampilan berbahasa tingkat tinggi yang membutuhkan kemampuan berpikir kritis, menyusun logika yang sistematis, serta menyampaikan gagasan secara meyakinkan. Namun, hasil observasi awal menunjukkan bahwa banyak Siswa mengalami kesulitan dalam mengembangkan ide dan menyusun argumen yang koheren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment), yang melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diberi perlakuan dengan model TTW dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes menulis argumentasi yang dianalisis menggunakan uji-t untuk melihat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Siswa yang belajar dengan model TTW memperoleh peningkatan yang signifikan dalam kualitas tulisan argumentatif mereka, terutama dalam aspek struktur argumen, relevansi isi, dan penggunaan bahasa. Model TTW terbukti mampu memfasilitasi proses berpikir kritis melalui tahapan berpikir, berbicara, dan menulis yang terintegrasi. Dengan demikian, model TTW direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran menulis yang efektif di tingkat SMP, khususnya untuk pengembangan keterampilan menulis argumentasi.
Downloads
References
Anggraini, D. (2020). Penerapan model Think-Talk-Write untuk meningkatkan kemampuan menulis argumentasi. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(2), 123–132.
Fauziah, N. (2021). Pengaruh model pembelajaran TTW terhadap keterampilan menulis Siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Indonesia, 7(1), 55–66.
Hakim, L. (2021). Literasi abad 21 dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa. Jurnal Pendidikan Literasi, 5(1), 1–10.
Hidayat, R. (2019). Implementasi pendekatan konstruktivisme dalam pembelajaran menulis. Jurnal Inovasi Pendidikan, 8(2), 100–112.
Lestari, Y. (2021). Efektivitas strategi TTW dalam pengajaran menulis teks eksposisi. Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(1), 34–45.
Mulyani, T. (2023). Pembelajaran berbasis saintifik dalam kurikulum merdeka. Jurnal Kurikulum dan Pembelajaran, 12(1), 77–89.
Nurhadi, A. (2022). Kendala pembelajaran menulis di SMP. Jurnal Pengajaran Bahasa Indonesia, 11(3), 209–220.
Putri, E. (2022). Model TTW dalam meningkatkan keaktifan dan kemampuan menulis Siswa. Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah, 8(2), 65–75.
Rahmawati, S. (2019). Literasi kritis dalam pendidikan menulis. Jurnal Pendidikan Bahasa, 7(1), 89–98.
Rohmah, I. (2020). Perkembangan kognitif remaja dan implikasinya terhadap pembelajaran menulis. Jurnal Psikologi Pendidikan, 6(2), 121–130.
Santosa, D. (2022). Profesionalisme Guru dalam penerapan model pembelajaran inovatif. Jurnal Kependidikan dan Pengajaran, 10(2), 112–125.
Sari, A. (2020). Analisis kesulitan Siswa dalam menulis teks argumentasi. Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra, 5(2), 67–78.
Sukmawati, T. (2022). Evaluasi kemampuan menulis argumentasi Siswa SMP. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 4(1), 45–53.
Widodo, S. (2021). Pembelajaran HOTS dalam pengajaran menulis. Jurnal Pendidikan Inovatif, 9(2), 88–98.
Wulandari, M. (2021). Keterampilan menulis sebagai bagian dari kompetensi berbahasa. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 11(1), 13–24.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Shakira Khansa Aulia, Indah Pratiwi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





