Efektivitas Model Pembelajaran Realistik Matematika pada Materi Pecahan SMA N 1 Gerung
DOI:
https://doi.org/10.70716/edunote.v1i2.116Keywords:
pembelajaran realistik, matematika, pecahan, pemahaman konsep, sma negeri 1 gerungAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan Model Pembelajaran Realistik Matematika (PMR) dalam meningkatkan pemahaman Siswa pada materi pecahan di SMA Negeri 1 Gerung. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya tingkat pemahaman Siswa terhadap konsep pecahan, yang sering kali bersifat abstrak dan sulit dipahami dengan pendekatan konvensional. PMR dipilih sebagai alternatif strategis karena menekankan pada keterkaitan antara konsep matematika dan pengalaman nyata Siswa, sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan bermakna. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan PMR dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan pemahaman konsep dan lembar observasi aktivitas Siswa. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai posttest Siswa di kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan rata-rata peningkatan yang lebih tinggi pada kelas yang menggunakan PMR. Selain itu, Siswa menunjukkan keterlibatan dan antusiasme yang lebih besar selama proses pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa PMR efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan serta mendorong partisipasi aktif Siswa. Oleh karena itu, disarankan agar Guru matematika mempertimbangkan penerapan PMR sebagai pendekatan alternatif dalam pengajaran materi pecahan di tingkat SMA.
Downloads
References
Astuti, D. (2019). Penerapan model pembelajaran matematika realistik untuk meningkatkan hasil belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Matematika, 13(1), 45–56.
Hakim, A. R. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran matematika kontekstual. Jurnal Inovasi Pendidikan Indonesia, 5(2), 67–78.
Hasanah, L. (2020). Fleksibilitas model PMR dalam pembelajaran matematika berbagai jenjang. Jurnal Ilmiah Matematika Realistik, 10(2), 120–129.
Kurniasih, T. (2020). Pengaruh model pembelajaran realistik terhadap pemahaman konsep pecahan. Jurnal Pedagogik Matematika, 9(3), 234–241.
Lestari, N., & Purnamasari, I. (2020). Pemanfaatan benda konkret dalam model pembelajaran realistik. Jurnal Matematika dan Pendidikan, 14(1), 88–95.
Nurhayati, R. (2021). Analisis kesulitan Siswa dalam memahami pecahan. Jurnal Pendidikan Matematika, 12(2), 98–107.
Ramdhani, A. (2018). Hambatan Siswa dalam pembelajaran pecahan dan solusi pedagogis. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 4(1), 55–62.
Rohmah, S. (2019). Tantangan implementasi PMR di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 150–159.
Setiawan, H. (2019). Komunikasi matematis dalam pembelajaran berbasis realistik. Jurnal Inovasi Matematika, 8(1), 39–47.
Sumarmo, U. (2017). Landasan teoritik PMR dalam pembelajaran matematika. Jurnal Teori dan Praktik Pembelajaran Matematika, 5(2), 101–110.
Suryani, I. (2020). Pembelajaran konvensional vs kontekstual dalam matematika. Jurnal Pendidikan dan Sains, 10(3), 245–252.
Syamsudin, M. (2022). Keefektifan model pembelajaran realistik terhadap pemahaman Siswa. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains, 6(1), 77–84.
Utami, N. (2022). Peran konteks lokal dalam PMR: Studi kasus di sekolah pinggiran. Jurnal Pendidikan Kontekstual, 7(2), 110–118.
Wahyuni, R. (2021). Pengaruh PMR terhadap keaktifan belajar Siswa. Jurnal Pengajaran Matematika, 11(1), 60–69.
Widodo, S. (2018). Peningkatan kemampuan pemecahan masalah melalui PMR. Jurnal Matematika dan Pembelajaran, 7(2), 130–138.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Indah Permata Sari, Yolanda Kurnia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





