Telaah Konsep Dasar Cerita Anak, Perkembangan Reseptif Sastra Anak dan Manfaat Cerita Bagi Anak
DOI:
https://doi.org/10.70716/murej.v1i2.150Keywords:
konsep cerita anak, perkembangan reseptif sastra anak, manfaat cerita bagi anakAbstract
Sastra mencerminkan kehidupan manusia dengan menggambarkan berbagai aspek dan permasalahan hidup melalui bahasa yang indah serta penuh makna. Dalam konteks pendidikan anak, karya sastra terutama cerita anak memiliki peran penting dalam menunjang perkembangan kemampuan berbahasa, moral, sosial, dan emosional. Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep utama cerita anak, tahapan perkembangan reseptif terhadap sastra, serta manfaatnya bagi anak sebagai dasar teoritis bagi calon guru PGMI dalam penerapan sastra anak pada pembelajaran di madrasah ibtidaiyah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik sastra anak. Data dikumpulkan melalui proses identifikasi, klasifikasi, dan analisis terhadap teori-teori sastra anak, perkembangan reseptif anak terhadap karya sastra, serta manfaat cerita bagi anak. Pendekatan ini memungkinkan peneliti memperoleh pemahaman komprehensif mengenai peran sastra anak dalam pembelajaran dan pengembangan karakter peserta didik di madrasah ibtidaiyah. Hasil kajian menunjukkan bahwa cerita anak tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter. Selain itu, kemampuan reseptif anak terhadap sastra membantu mereka memahami, menanggapi, dan menghayati nilai-nilai moral yang tersampaikan melalui aktivitas membaca maupun mendengarkan cerita. Implikasi kajian ini bagi pendidikan, khususnya bagi calon guru PGMI, adalah perlunya integrasi karya sastra anak dalam proses pembelajaran di madrasah ibtidaiyah. Guru dapat memanfaatkan cerita anak sebagai media pembelajaran yang menyenangkan sekaligus bermakna untuk menanamkan nilai-nilai moral, sosial, dan religius. Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga mengembangkan aspek afektif dan psikomotorik anak melalui pengalaman estetis yang diperoleh dari sastra
Downloads
References
Apriliyani, N.Yeffa afnita, dkk. (2023). Cerita rakyat nusantara sebagai media pengenalan sastra pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan anak usia dini. vol. 7. no.3.
Deiniatur, Much. (2017). Pembelajaran Bahasa Pada Anak Usia Dini Melalui Cerita Bergambar. Jurnal Elementary. Vol. 3 Edisi Juli-Desember.
Farodhy, Thea Yesika dan Nopvisanti Retno Utami. 2019. Pengaruh Media Cerita Bergambar Terhadap Kemampuan Literasi Awal Anak Usia 4-5 Tahun. Jurnal Skripta. Vol. 5. No. 1.
Husna, Amalia dan Delfi Eliza. (2021). Strategi Perkembangan dan Indikator Pencapaian Bahasa Reseptif dan Bahasa Ekspresif pada Anak Usia Dini. Jurnal Family Education. Vol. 01. No. 4.
Juliantini, Lita. (2022). Hafalan Materi Bahasa Indonesia SD/MI Keas 4,5, & 6. (Jakarta: Bmedia).
Mahpudoh, dkk. (2024). Sastra Anak. (Padang: CV. Gita Lentera).
Masie, Sitti Rachmi dkk. (2023). Pembelajaran Menulis Cerita Anak Berbasis Growth Mindset. (Yogyakarta: Zahir Publishing).
Masruroh, Fitriyatu dan Eka Ramiati. (2022). Pembentukan karakter gemar membaca pada anak usia dini melalui media buku cerita bergambar. INCARE : International Junal Of Educational Resounces. Vol. 2 No. 06.
Mujahidin, Endin dan Agustini Diah Pancawati. (2018). Pengaruh Materi Cerita Terhadap Perkembangan Kepribadian Anak. Edukasi Jurnal: Jurnal Pendidikan Islam. Vol. 07. No. 02.
Nafisah, Zain dan Anggi Resinan Putri. (2024). Hubungan Antara Penggunaan Media Buku Cerita Dengan Kemampuan bahasa Reseptif Anak Usia Dini Umur 4-5 Tahun Di TKIT Mardhatiah Kemasan Polokarto. Jurnal Terapi Wicara dan Bahasa. Vol. 3. No. 1.
Novita, D. A. (2019). Analisis unsur intrinsik dan nilai moral dalam cerita anak serta relevansinya untuk pembelajaran sastra di sekolah dasar.
Rachmanita, Elfy. (2016). Pembelajaran Mendengarkan Cerita Anak Berbasis Pendidikan Karakter Untuk Menggambarkan Pribadi Siswa. Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra. Vol. 3. No. 2.
Rahayu, Riana. (2025). Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Reseptif, Ekspresif dan Keaksaraan. (Banyumas: Wawasan Ilmu).
Sari, Fika Septiana. (2020). Meningkatkan Kemampuan Bahasa Resiptif Anak Melalui Metode Bercerita Kelompok B RA Raudlotul Ulum Pasuruan. PEDAGOGI: Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini. Vol. 6. No. 1.
Shofwan, Arif Muzayin. (2022). Manfaat Dan Tujuan Mendongeng Untuk Pendidikan Anak Usia Dini. TILA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Vol. 2. No. 2.
Supriatna, Agus. (2006). Bahasa Indonesia. (Bandung: PT. Grafindo Media Pratama).
Tahir, Arifin dan Muhlis Tahir. (2024). Inovasi Pembelajaran Cerita Anak: Pengembangan E-Komik Interaktif Berbasis Multimedia. EDUMATIC: Jurnal Pendidikan Informatika. Vol. 8. No. 2.
Ummah, Inayatul dan Erwin Eka Saputra. (2024). Apresiasi Sastra Anak Di Sekolah Dasar Paradigma Baru Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. (Yogyakarta: PT. Star Digital Publishing)
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Baiq Gita Larasati, Baiq Sulistia Dewi, Nabila Alfatien, Hilmiati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





